Dilarang Politik Praktis, Guru harus Fokus Tingkatkan Kompetensi
Rabu, 08/08/2018 - 16:34:26 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA-Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaa (Kemendikbud), Supriano mengatakan, masih banyak pekerjaan rumah yang lebih besar dan krusial yang harus dijalankan para guru daripada sekadar menjadi bagian dari politik praktis. Karena itu dia mengimbau agar guru berfokus untuk meningkatkan kompetensi.

“Guru, apalagi yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) kan tidak boleh untuk terlibat dalam politik praktis,” kata Supriano di Jakarta, Selasa (7/8/2018).

Dia menjelakan, kompetensi guru sangat penting ditingkatkan agar dapat mendidik siswa-siswa menjadi lebih baik. Selain itu guru yang berkualitas juga dipercaya bisa semakin mencerdaskan bangsa di tengah-tengah persaingan global dan maraknya demam revolusi industri 4.0 yang serba berbasis digital.

“Tugas mulia guru itu adalah mencerdaskan bangsa, apalagi kita mau menhadapi era revolusi industry 4.0. siswa kita harus betul-betul dididik dengan baik,” tegas dia.

Sebelumnya beberapa komunitas guru seperti Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) sama-sama menegaskan bahwa guru harus bersikap netral. Terlebih, saat ini Indonesia sedang dihadapkan pada perhelatan politik akbar, yaitu Pilpres 2019.(kt5)





comments powered by Disqus

 
   
About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
Copyright © 2014-2016 PT. KATA RIAU MEDIA, All Rights Reserved