Perkebunan sebagai Sektor Perekonomian di Rohil
Kamis, 16/05/2019 - 18:55:58 WIB
<br>

BAGANSIAPIAPI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) sampai saat ini masih terus mengembangkan sektor perkebunan dan pertanian. Pasalnya, kedua program tersebut sangat bermanfaat dan sebagai sektor perekonomian bagi masyarakat khususnya di Negeri Seribu Kubah.

Baru-baru ini Bupati Suyatno beserta rombongan menyempatkan diri mengunjungi kebun kencur milik warga di Desa Sungai Nyamuk, Kecamatan Sinaboi. Kedatangan Bupati Suyatno dan rombongan disambut Camat Sinaboi Hasyim, Datuk Penghulu Raja Bejamu dan Sungai Nyamuk, serta petani kencur.
 
Sebelumnya tanaman kencur yang ditanami petani milik warga Sinaboi ini menarik perhatian sebagai komoditi di bidang pertanian yang sangat menjanjikan selain padi dan sawit.
 
"Kita sangat bangga memiliki petani yang kreatif dalam memanfaatkan lahannya menjadi komoditi yang menjanjikan dan menambah pendapatan petani selain tanaman sawit dan padi. Bayangkan saja, jika di Rohil petani kreatif seperti ini, Insa Allah jika seperti ini masyarakat Rohil akan bertambah makmur dan sejahtera dan akan kita tindak lanjuti tanaman kencur ini," ucapnya di sela kunjungan.

Sementara itu, Camat Sinaboi Hasyim menyambut baik atas kunjungi Bupati Suyatno ke wilayah kerjanya dalam rangka melihat langsung tanaman kencur milik warga di Desa Sungai Nyamuk Kecamatan Sinaboi. "Kami atas nama masyarakat Sinaboi mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati yang melihat langsung tanaman kencur milik warga ini," katanya.
 
Menurut Hasyim tanaman kencur ini sangat menjanjikan dan mempunyai nilai jual yang sangat tinggi dan kedepannya perlu dibudidayakan karena tidak sulit untuk menanamnya. Selain itu, juga mempunyai harga jual yang lumayan tinggi di pasaran dan tidak memerlukan lahan yang luas untuk menanamnya.

"Bayangkan saja dengan luas tanah cukup ukuran 30 x 30 M persegi, dengan masa waktu tanam selama 9 bulan sudah bisa dipanen, dan jika menanamnya maksimal akan menghasilkan 1 ton tanaman kencur siap jual. Bisa dibayangkan dengan harga jual 1 kg Kencur saat ini sebesar Rp29.000, jika dikalikan 1 ton/1000 Kg x Rp29.000 ribu sama dengan Rp29.000.000 sekali panen," terangnya.
 
Sementara untuk bibit awal tanaman kencur ini, sambung Hasyim lagi, dapat dibeli di toko pertanian. Namun, setelah ditanam bibit kencur ini bisa dibudidayakan. Sebab tanaman ini sebelum panen sudah tunas untuk ditanam pasca panen.
 
Untuk itu Hasyim mengajak masyarakat untuk mengambil peluang ini dengan menanam kencur ini. "Ayo kita menanam kencur untuk menambah pendapatan keluarga," pungkasnya.

Serahkan Alat Perontok Padi kepada Petani

Bupati Rokan Hilir,  H Suyatno AMp menyerahkan 10 unit alat perontok padi ( power tresor) bantuan dari pusat untuk sepuluh kelompok tani di Rokan Hilir.

Bantuan tersebut langsung diserahkan Bupati Suyatno dan turut dihadiri Kepala dinas Ketahanan Pangan Holtikultura Provinsi Riau, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Rohil Isa Ahmadi dan undangan lainnya.

Bupati Suyatno mengatakan bahwa bantuan ini salah satu bentuk kepedulian Pemerintah Pusat dan Pemerintah Derah kepada petani Rokan Hilir. Dengan alat tersebut diharapakan dapat memudahkan pekerjaan para petani pasca panen.

"Petani tidak repot lagi menghempas padi, cukup memasukkan padi yang sudah diarit ke dalam mesin dan menghasilkan gabah besih," papar Suyatno.

Selain itu, Bupati Suyatno mengharapkan kepada kelompok penerima bantuan untuk dapat menjaga dan merawat alat tersebut dengan baik, untuk kepentingan kelompok dan masyarakat pada umumnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Rohil, Isa Ahmadi menjelaskan, 10 unit alat perontok padi diberikan kepada sepuluh kelompok tani tersebar di empat kecamatan di Rohil yakni Kecamatan Rimba Melintang, Sinaboi, Pekaitan dan Kecamatan Pekaitan.

"Dengan adanya alat perontok padi, petani tidak lagi bersusah payah, dapat menghemat waktu, efektif, dan efesien," harap Isa.

Selaian itu, jelas Isa, melalui program serasi untuk tanaman padi di Rokan Hilir saat ini dari IP seratus meningkat menjadi IP dua ratus.

Tinjau Tanaman Holtikultura di Bantaian

Bupati Rokan Hilir (Rohil) H Suyatno AMp didampingi Kadis Ketahanan Pangan Rohil Isa Ahmadi melakukan kunjungan kerja di Kepenghuluan Bantaian Hilir, Kecamatan Batu Hampar meninjau tanaman holtikultura.

Bupati Rokan Hilir H Suyatno menyampaikan apresiasi kerja keras para petani khususnya kelompok tani tunas mandiri yang telah berupaya mengembangka tanaman holtikultura.

"Jujur saya merasa kagum melihat berbagai tanaman yang tumbuh subur di Sungai Sialang, Kepenghuluan Bantaian Hilir. Ini tentunya tidak terlepas bimbingan dari Kepala Dinas, PPL, dan Babinsa setempat untuk mengembangkan tanaman holtikultura," ungkapnya.

Selain itu, Bupati Suyatno berpesan kepada kelompok tani untuk mengundang dirinya jika melakukan panen raya nantinya. "Nanti saya akan ajak ibu PKK dan instansi yang terkait, untuk panen raya," katanya.

Adapun tanaman holtikultura yang dikembangkan kelompok tani tunas mandiri berupa melon, bawang merah, jagung, pare, jambu madu, kol, gambas, cabai dan tanaman lainnya. (Adv)





comments powered by Disqus

 
   
About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
Copyright © 2014-2016 PT. KATA RIAU MEDIA, All Rights Reserved